 | Photos | Aug 17, 2011 |
INIKAH SEMANGATMU 5 Photos
HAUL BUNGKARNO th. 2011 di lk. GEBANG KIDUL KOTA BLITAR 6 Photos
SOSIALISASI DAMPAK ROKOK BAGI REMAJA 3 Photos
AKANKAH...calon BUPATI KABUPATEN BLITARKU,,,???? 4 Photos
Kenangan 10 Photos, 2 comments
SCROOB 8 Photos, 1 comment
|
 |  | Notes | |
- Burung garuda berwarna kuning emas mengepakkan sayapnya dengan gagah menoleh ke kanan. Dalam tubuhnya mengemas kelima dasar dari Pancasila. Di tengah tameng yang bermakna benteng ketahanan filosofis, terbentang garis tebal yang bermakna garis khatulistiwa, yang merupakan lambang geografis lokasi Indonesia. Kedua kakinya yang kokoh kekar mencengkeram kuat semboyan bangsa Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda, Namun Tetap Satu“.
Secara tegas bangsa Indonesia telah memilih burung garuda sebagai lambang kebangsaannya yang besar, karena garuda adalah burung yang penuh percaya diri, energik dan dinamis. Ia terbang menguasai angkasa dan memantau keadaan sendiri, tak suka bergantung pada yang lain. Garuda yang merupakan lambang pemberani dalam mempertahankan wilayah, tetapi dia pun akan menghormati wilayah milik yang lain sekalipun wilayah itu milik burung yang lebih kecil. Warna kuning emas melambangkan bangsa yang besar dan berjiwa priyagung sejati.
Burung garuda yang juga punya sifat sangat setia pada kewajiban sesuai dengan budaya bangsa yang dihayati secara turun temurun. Burung garuda pun pantang mundur dan pantang menyerah. Legenda semacam ini juga diabadikan sangat indah oleh nenek moyang bangsa Indonesia pada candi dan di berbagai prasasti sejak abad ke-15.
Keberhasilan bangsa Indonesia dalam meraih cita-citanya menjadi negara yang merdeka bersatu dan berdaulat pada tanggal 17 Agustus 1945, tertera lengkap dalam lambang garuda. melambangkan tanggal 17 hari kemerdekaan Indonesia, 17 helai bulu pada sayapnya yang membentang gagah8 helai bulu pada ekornya melambangkan bulan Agustus, dan ke-45 helai bulu pada lehernya melambangkan tahun 1945 adalah tahun kemerdekaan Indonesia. Semua itu memuat kemasan historis bangsa Indonesia sebagai titik puncak dari segala perjuangan bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaannya yang panjang. Dengan demikian lambang burung garuda itu semakin gagah mengemas lengkap empat arti visual sekaligus, yaitu makna filosofis, geografis, sosiologis, dan historis.
- selamat datang pesta demokrasi rakyat....siapapun calon pemimpin kabupaten blitar nanti aku berharap seorang yang peduli kesehatan dengan tidak merokok....karena dia adalah panutan rakyatnya
- gayang maling sialan MALASYA......merdeka....merdeka....merdeka....INDONESIA
- SATU GERAKAN UNTUK KEBERSAMAAN DEMI WUJUDKAN INDONESIA RAYA....merdeka...merdeka...merdeka
- Start: Aug 7, '10 8:00p
Location: lk. TANGGUNG kel. tanggung kec. kepanjenkidul kota blitar
Dengan semangat dan tekad membangun dan meneruskan perjuangan para pendiri bangsa indonesia....generasi mudapun berkeinginan untuk merayakan hari kemerdekaan RI. Salah satu bentuk kegiatannya adalah pemutara film indhie hasil karya putra bangsa
- Masih segar dalam ingatan kita bersama bahwa satu kalimat “ DJAS MERAH “ , jangan sekali-kali melupakan sejarah . Sebuah kata kata Beliau sang Proklamator R.I. BUNG KARNO benar-benar telah membuka kesadaran hati nurani kita bersama, sebagai bangsa INDONESIA yang tidak mungkin terpisahkan. Dari pelaku sejarah tersebut apa lagi Beliau bersama para pejuang- pejuang kita telah berhasil mempersatukan dan membentuk suatu bangsa /Negara untuk meraih kemerdekaan.
Maka dari itu kami sebagai BANGSA INDONESIA, khususnya warga masyarakat BANGKID (Gebang Kidul) kelurahan Sananwetan, kecamatan Sananwetan, kota Blitar. Kita ingin mewujudkan rasa syukur dan rasa terima kasih kepada Beliau dengan mengadakan kegiatan bakti social dalam rangka memperingati HAUL BUNG KARNO Tahun 2010
Maksud dan tujuan kami untuk menanamkan, menumbuhkan, meningkatkan serta melestarikan rasa persatuan dan kesatuan bangsa demi kedamaian abadi.
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HAUL BUNG KARNO TAHUN 2010
DI LINGKUNGAN GEBANG KIDUL – SANANWETAN - KOTA BLITAR
NO
KEGIATAN
PELAKSANAAN
TEMPAT
KOORDINATOR
HARI/TGL
WAKTU
1
KHITANAN MASSAL
MINGGU,
20 JUNI 2010
07.00-SELESAI
JLN SUMATRA
NO 9 BLITAR
MARDJUNI. RW 11
2
PEMERIKSAAN BALITA
08.00-SELESAI
YUSWANDARI.RW10
WIYATI. RW 11
3
PEMERIKSAAN LANSIA
12.30-SELESAI
BAWEH. RW 11
MASDOEKI.RW 10
4
DONOR DARAH
13.00-SELESAI
ADI HARMONO.RW
5
TASYAKURAN
19.00-SELESAI
KASMILAN. RW11
- TERNYATA SEMANGAT KAUM ZIONIS ISRAEL HANYA KAYAK KENTUT.........hhhahahahhaa..............MERDEKALAH PALESTINE..................kawinkan saja perdana menteri ISRAEL DENGAN BABI.............biar menghasilkan peranakan yang ngerti norma - norma manusia...............tragedi 31 mei 2010 adalah bencana yang harus tangani segenap manusia di dunia
- SELALU terjadi sandiwara kolosal politik dalam ajang PESTA DEMOKRASI RAKYAT.semoga siapapun pemimpinnya harus bisa :1. ngopeni kesehatan rakyat.2. mengatur stabilitas Ekonomi rakyat.3. bukan seorang yang pernah bermasalah dalam hukum.4. Berorientasi pluralisme dengan berkenyakinan terhadap TUHAN YANG MAHA ESA.5. Jujur dan tidak memihak golongan tertentu saja.6. Berkualitas dengan dedikasi pendidikan yang jujur.7. Tidak banyak celoteh kayak burung BEO tapi bukti tulus dan IKHLAS dalam pengabdian
- Tidak sekadar Nasionalis-Religius, Soekarno Juga Pembaharu Islam
(catatan untuk Ibnu Djarir)
Menarik membaca tulisan Ibnu Djarir berjudul “Pandangan Bung Karno tentang Islam” (wawasan, 1/6/2004). Dalam artikel itu Ibnu Djarir menulis, Soekarno adalah seorang nasionalis tulen, yang memiliki begitu banyak pengagum, pendukung, dan (penganut fanatik) yang ingin meneruskan dan melaksanakan perjuangannya.
Proklamator dan Orator ulung itu, begitu dikenal tidak hanya oleh orang Indonesia, tetapi juga di belahan bumi lain. “… di Mekkah dan Madinah, hingga kini masyarakat arab lebih mengenal nama Ahmad Soekarno daripada nama pemimpin yang lain,” tulis Ibnu Djarir.
Ibnu Djarir, dalam tulisannya itu juga mengulas tentang bagaimana (seharusnya) Islam dalam pandangan soekarno, dan memaparkan ide-ide pokok yang disarankan Soekarno.
Tentang Nasionalisme
Soekarno memang tokoh yang unik dan sangat jenius. Ia juga terkenal sangat populis dan membenci yang namanya kapitalisme-kolonialisme-imperialisme. Ia belajar tentang nasionalisme, tidak hanya dari buku-buku yang banyak dibacanya. Namun, ide, semangat, dan rasa nasionalismenya juga muncul dari pergulatan dan perenungannya atas realitas yang menimpa rakyatnya pada waktu itu.
Marhaenisme, misalnya, adalah ide yang dikemukakan setelah ia bertemu dengan seorang petani miskin bernama Marhaen, yang akhirnya digunakan untuk menyebut ‘ajarannya’ sebagai sosialisme marhaenisme. Yaitu sosialisme yang berangkat dari realitas bangsa Indonesia sendiri, bukan sosialisme marxisme, yang menginginknan terwujudnya negara tanpa kelas.
Berbicara tentang ide nasionalisme Soekarno, banyak buku yang bisa menjelaskannya. Diantaranya kita dapat menemukan pada Lahirnya Pancasila dalam Mr. Soepardo DKK, Manusia dan Masyarakat Baru Indonesia” (1962).
Namun, dalam mendefinisikan nasionalisme, ia banyak dipengaruhi oleh pendapat Renan, Otto Bauer, dan Ki Bagoes Hadikusumo atau Munandar. (Badri Yatim, 1985).
Renan berpendapat, nasionalisme yaitu kehendak akan bersatu, orang-orangnya merasa diri satu, dan mau bersatu. Otto beranggapan, bangsa adalah satu kesatuan perangai yang timbul karena persatuan nasib. Sedang Ki Bagoes Hadikusumo atau Munandar berpendapat, nasionalisme adalah persatuan antara orang dan tempat.
Dari ketiga tokoh tersebut, akhirnya Soekarno membuat definisi tentang apa itu nasionalisme. Hingga, Ia sampai pada kesimpulan, nasionalisme itu terdiri dari rasa ingin bersatu, persatuan peranagi dan nasib, serta persatuan antara orang-orang dan tempat.
Bahkan, dalam buku “Di Bawah Bendera Revolusi” (1965), ia tidak hanya mendefinisikan nasionalisme secara umum seperti dipahami oleh Renan, Otto dan Ki Bagoes Hadikusumo atau Munandar. Dalam salah satu ‘karya monumentalnya’ itu, ia bahkan mengemukakan tentang nasionalime islam.
“Di mana-mana orang Islam bertempat, bagaimanapun juga jauhnya dari negeri tempat kelahirannya, di dalam negeri yang baru itu, ia masih menjadi satu bahagian daripada rakyat islam. Di mana-mana, disitulah ia harus mencintai dan bekerja untuk keperluan negeri itu dan rakyatnya. Inilah nasionalisme Islam,” tulisnya.
Kalau mau memahami secara seksama dan mendalam, sebenarnya apa yang kemukakan Soekarno, tidak lebih adalah penggambaran dari kehidupan Rasulullah Muhammad Saw, pada waktu di Madinah, setelah Hijrah dari Makkah dan membentuk pemerintahan di negeri yang awalnya bernama Yatsrib itu. Di mana ditekankan dan diajarkan pada saat itu, semua merasa setiap orang islam adalah saudara, sehingga harus saling hidup berdampingan, bahu-membahu, dan tolong menolong dalam memajukan pemerintahan dan kemakmuran madinah. Laiknya satu tubuh, jika salah satu anggota badannya sakit, maka sakitlah seluruh badannya.
Tentang Islam
Soekarno memang tidak terdidik di lembaga pendidikan berbasis agama. Sewaktu belajar, ia lebih banyak bergelut dengan dunia keilmuan dan realitas sosial yang menindas, yang sangat menyesakkan dadanya, akibat penjajahan yang dilakukan Belanda. Ia sangat dekat dengan rakyat kecil. Bahkan, ketika masih belajar di ITB, ia terkenal sering mengunjungi pelosok-pelosok desa untuk mengetahui dan melihat secara langsung kehidupan rakyatnya yang sangat miskin dan tertindas.
Namun bukan berarti, ia nol dan tidak paham agama. Karena, seperti ditulis Ibnu Djarir, ia justru belajar agama pada tokoh-tokoh agama waktu itu; KH. Achmad Dahlan, HOS Cokroaminoto, KH. Mas Mansoer, dan KH. A. Hassan, disamping belajar sendiri dari buku-buku yang dibacanya.
Dalam pandangannya, Islam adalah agama duniawiyah dan rohaniyah sekaligus (Badri Yatim, 1985). Sehingga, kedua-duanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Islam sendiri mengajarkan agar kaum muslimin tidak menafikan kehidupan duniawi. Mendahulukan akhirat boleh dan sah-sah saja, tapi non nense mengabaikan dunia. Karena dunia adalah tempat menanam amal akhirat yang akan dipetik hasilnya kelak (ad-dunya mazra’atul akhirat).
Baginya, Islam adalah agama yang sempurna, yang memuat prinsip-prinsip keadilan, tolong menolong, persamaan hak (egaliter), dan persaudaraan.
Uniknya, Soekarno melihat Islam dari sisi dunia. Seperti ditulis Fachry Ali dalam pengantarnya di buku “Soekarno, Islam dan Nasionalisme” karya Badri Yatim. Soekarno melihat Islam dari sisi dunia. Dari realitas yang terjadi dan berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. “Salahkah Soekarno melihat islam dari sudut pandang dunia?”
Lebih lanjut Fachry menulis, salahkah Soekarno yang menjadi orang Jawa terlebih dahulu, dan berdasarkan itu ia melihat Islam?
Pembaharu
Ada banyak kritik yang dikemukakan Soekarno berkaitan dengan Islam, yang hingga kini, agaknya masih perlu dicermati dan ditindaklanjuti. Seperti ketika ia mengemukakan sebuah statemen, bahwa hadits tidak harus dijadikan dasar hukum. Karena banyak juga hadits-hadits yang diragukan kesahihannya alias hadits dlaif. Juga statemen yang mengatakan bahwa islam adalah agama duniawiyah dan rohaniyah sekaligus.
Apa yang dikemukakannya, adalah upaya untuk mengurai adanya dikotomi dunia-akhirat yang dipahami masyarakat selama ini. Bahwa dunia dan akhirat, tidaklah terpisah, tetapi saling melengkapi. Keduanya harus sama-sama diperjuangkan dan diraih; fi ad-dunya hasanah wa fi al-akhirah hasanah.
Baginya, Islam penuh dengan ide-ide perubahan. Karenanya, tidak heran jika umat Islam selama tujuh abad lamanya, mampu memegang kendali peradaban dunia, yaitu pada masa the glory of islam atau dikenal pula the golden age of islam. Karena itu, masa keemasan islam yang kini hilang itu, harus direbut kembali. Karena islam adalah agama perubahan dan kemajuan.
Seperti tertuang dalam salah satu suratnya yang dikirim kepada A. Hassan dari Endeh. “Islam is progress. Islam itu kemajuan. Begitulah telah saya tulis dalam surat saya yang terdahulu. Kemajuan karena fardlu, kemajuan karena sunnah, tetapi juga karena kemajuan, karena diluaskan dan dilapangkan oleh aturan jaiz atau mubah yang lebarnya melampaui batas-batas zaman.”
Berangkat dari kritik dan ide-ide pembaharuan yang dilontarkan Soekarno itulah, saya melihat, bahwa Ia tidak sekadar seorang nasionalis-religius, tetapi juga seorang pembaharu Islam di Indonesia. Salah seorang pembaharu Islam sebagaimana Ahmad Wahib, yang dikenal pemikiran-pemikirannya lewat catatan hariannya yang dibukukan oleh sahabatnya setelah ia meninggal; Pergolakan Pemikiran Islam: Catatan Harian Ahmad Wahib. Juga sebagaimana Harun Nasution yang mentransfer ide-ide pembaharuannya lewat dunia akademik (IAIN), seperti memasukkan mata kuliah filsafat dan metodologi penelitian, yang sebelumnya tidak diajarkan. Juga lewat karyanya “Islam Rasional”.
Atau, bisa juga disamakan dengan Mukti Ali, yang mencoba membuka paradigma para kaum muda pada tahun 80-an lewat lembaga diskusi ‘limited group’ yang didirikannya. Dimana para aktifisnya, sampai kini terkenal sangat kritis dan progressif. Salah satu ‘alumninya’ adalah Ahmad Wahib sendiri, dan juga Djohan Effendi. Bahkan, Cak Nur (Nurcholish Majid) sebenarnya juga pernah aktif di limited group.
Yang jelas, sekali lagi, Soekarno adalah sosok yang tidak sekadar nasionalis-religius, tapi juga seorang pembaharu. Tinggal, bagaimana kini kita meneruskan dan memperjuangkan apa-apa yang telah dilontarkannya, dan tokoh pembaharu Islam lainnya.
- Semangat.....
meskipun hujan belum begitu reda namun dengangegap gempita rakyat menyambutmu...mulai tua muda laki perempuan turun ruah kejalan jalan protokol guna menunggu kendaraanmu melaju didepan mereka. Sungguh Ikon BANGSAKU siapapun kapanpun semoga selalu tetap begitu reinkarnasi patriotisme leluhur Negara Kesaruan Republik Indonesia.
saat ini tepatnya 30 maret 2010 Susilo Bambang Yudhoyono atau dikenal SBY datang kunjung ke kota kelahiran sang proklamator Indonesia ( Soekarno ) kota blitar tercintaku ini. Demikian kuat nasionalisme rakyat dengan menyambut icon bangsa yang besar ini.......
yang lebih aku acungi jempol adalah SBY menggunakan JASMERAH / seperti pepatah " JAngan Sekali - kali MEninggalkan sejaRAH. HIDUP PRESIDENKU....HIDUP INDONESIA....JAYA SELALU BANGSAKU...MERDEKA.
  | Blog | Dec 28, 2010 |
  | Music | Jun 21, 2010 |
  | penting | |
   |  |   | Video | Dec 15, 2010 |
 sebuah kenangan   | Tagged Content | |
| Start: | Nov 6, '11 09:00a | | Location: | TRENGGALEK |
PROPOSAL KEGIATAN MEMPERINGATI HARI RAYA IDHUL ADHA di Lk. NGASINAN Kel. KELUTAN TRENGGALEK TAHUN 2011 I. PENDAHULUAN Demi mewujudkan kualitas generasi bangsa sehat dan berkualitas, maka perlu adanya perhatian dari masyarakat tentang... more  | Guestbook | |
 | salam merdeka...........maaf numpang info..brgkli ada yg minat dgn buku "DIBAWA BENDERA REVOLUSI"KARYA IR.SOEKARNO JILID 1.CETAKAN KE 2 TH 1963.BISA HUBUNGI MULYANA DI 085224702277.BARANG MASIH ASLI DAN UTUH..TRIMAKASIH |
 | PROPOSAL KEGIATAN MEMPERINGATI HARI RAYA IDHUL ADHA di Lk. NGASINAN Kel. KELUTAN TRENGGALEK TAHUN 2011
I. PENDAHULUAN Demi mewujudkan kualitas generasi bangsa sehat dan berkualitas, maka perlu adanya perhatian dari masyarakat tentang kesehatan. Tidak lepas dari makna hari raya Idhul Adha sebagai mana secara umum umat muslim merayakannya, maka kami warga Ngasinan Kelutan Trenggalek berinisiatif untuk mengadakan kegiatan sosial berbasis kesehatan. Oleh karena Pelayanan Kesehatan sebagai upaya lebih mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan terutama generasi dalam kelompok masyarakat, perlu didukung dengan kegiatan kesehatan yang berkesinambungan dengan alur pelayanan baik rujukan maupun penanganan yang bersifat konferhensif. Sehingga muncul rasa memiliki dan dimiliki yang dapat memupuk rasa persatuan dan kesatuan bangsa tercinta ini dengan mengedepankan kesehatan.
II. DASAR HUKUM 1. GBHN 1993 : tujuan pembangunan nasional adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. 2. UU no 36. Thn 2009 tentang kesehatan.
III. TUJUAN 1.Tujuan umum Meningkatkan pembinaan masyarakat guna mewujudkan derajat kesehatan dan kemampuan hidup sehat di kalangan usia lansia dalam rangka meningkatkan ketahanan untuk diri melalui peningkatan pengetahuan, sikap dan prilaku yamg kondusif serta peran aktifnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 2. Tujuan khusus • Memaknai hari raya Idhul Adha dengan kegiatan yang bersifat positif dan bermanfaat bagi masyarakat. • Tanpa mengesampingkan unsur budaya dan religius hari besar Idul Adha membantu masyarakat mewujudkan derajat kesehatan. • Memberikan wacana baru dalam peringatan Idhul Adha.
IV. SASARAN 1. Peserta pemeriksaan kesehatan dan pengobatan dasar adalah warga usia 55 keatas / Lansia di Lk. Ngasinan RT 2 RW 1 Kelurahan Kelutan Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. 2. Sirkumsisi Anak dalam masa pertumbuhan.
V. TENAGA MEDIS TIM Kesehatan Ta’mir Musholla Al - Ikhlas : 4 Perawat Kesehatan. 1 Bidan. 1 Analis Kesehatan / Laborat Tenaga Medis Puskesmas Kelutan : 1 Bidan wilayah.
VII. METODE Pemeriksaan Kesehatan Dasar. Pengobatan dasar. Rujukan kasus lanjutan.
VIII. TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN Tempat Musholla Al - Ikhlas Hari Minggu Tanggal 06 November 2011 jam 09.00 – 12.00 Pemeriksaan dan pengobatan gratis. IX. PEMBIAYAAN Dana hibah Ta’mir musholla Al-Ikhlas.
X. PENUTUP Demikian gambaran kegiatan Pemeriksaan dan pengobatan dasar gratis yang akan kami laksanakan. Adapun kurang dan lebihnya kami mengharapkan saran, koreksinya dan kerjasamanya guna kelancaran kegiatan. Dukungan dan kerjasamanya dengan berbagai pihak baik material maupun dukungan spiritual dalam kegiatan kami ucapkan terima kasih. Trenggalek, Oktober 2011 Ketua Ta’mir Mushola Al – Ikhlas Kelutan
|
 | Burung garuda berwarna kuning emas mengepakkan sayapnya dengan gagah menoleh ke kanan. Dalam tubuhnya mengemas kelima dasar dari Pancasila. Di tengah tameng yang bermakna benteng ketahanan filosofis, terbentang garis tebal yang bermakna garis khatulistiwa, yang merupakan lambang geografis lokasi Indonesia. Kedua kakinya yang kokoh kekar mencengkeram kuat semboyan bangsa Indonesia “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti “Berbeda-beda, Namun Tetap Satu“. Secara tegas bangsa Indonesia telah memilih burung garuda sebagai lambang kebangsaannya yang besar, karena garuda adalah burung yang penuh percaya diri, energik dan dinamis. Ia terbang menguasai angkasa dan memantau keadaan sendiri, tak suka bergantung pada yang lain. Garuda yang merupakan lambang pemberani dalam mempertahankan wilayah, tetapi dia pun akan menghormati wilayah milik yang lain sekalipun wilayah itu milik burung yang lebih kecil. Warna kuning emas melambangkan bangsa yang besar dan berjiwa priyagung sejati. Burung garuda yang juga punya sifat sangat setia pada kewajiban sesuai dengan budaya bangsa yang dihayati secara turun temurun. Burung garuda pun pantang mundur dan pantang menyerah. Legenda semacam ini juga diabadikan sangat indah oleh nenek moyang bangsa Indonesia pada candi dan di berbagai prasasti sejak abad ke-15. Keberhasilan bangsa Indonesia dalam meraih cita-citanya menjadi negara yang merdeka bersatu dan berdaulat pada tanggal 17 Agustus 1945, tertera lengkap dalam lambang garuda. melambangkan tanggal 17 hari kemerdekaan Indonesia, 17 helai bulu pada sayapnya yang membentang gagah8 helai bulu pada ekornya melambangkan bulan Agustus, dan ke-45 helai bulu pada lehernya melambangkan tahun 1945 adalah tahun kemerdekaan Indonesia. Semua itu memuat kemasan historis bangsa Indonesia sebagai titik puncak dari segala perjuangan bangsa Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaannya yang panjang. Dengan demikian lambang burung garuda itu semakin gagah mengemas lengkap empat arti visual sekaligus, yaitu makna filosofis, geografis, sosiologis, dan historis.
|
 | selamat datang pesta demokrasi rakyat....siapapun calon pemimpin kabupaten blitar nanti aku berharap seorang yang peduli kesehatan dengan tidak merokok....karena dia adalah panutan rakyatnya |
 | satu gerakan perang dengan MALASYA adalah demi kedaulatan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA |
 | SATU GERAKAN UNTUK KEBERSAMAAN DEMI WUJUDKAN INDONESIA RAYA....merdeka...merdeka...merdeka |
 | Start: Aug 7, '10 8:00p Location: lk. TANGGUNG kel. tanggung kec. kepanjenkidul kota blitar Dengan semangat dan tekad membangun dan meneruskan perjuangan para pendiri bangsa indonesia....generasi mudapun berkeinginan untuk merayakan hari kemerdekaan RI. Salah satu bentuk kegiatannya adalah pemutara film indhie hasil karya putra bangsa |
 | Masih segar dalam ingatan kita bersama bahwa satu kalimat “ DJAS MERAH “ , jangan sekali-kali melupakan sejarah . Sebuah kata kata Beliau sang Proklamator R.I. BUNG KARNO benar-benar telah membuka kesadaran hati nurani kita bersama, sebagai bangsa INDONESIA yang tidak mungkin terpisahkan. Dari pelaku sejarah tersebut apa lagi Beliau bersama para pejuang- pejuang kita telah berhasil mempersatukan dan membentuk suatu bangsa /Negara untuk meraih kemerdekaan.
Maka dari itu kami sebagai BANGSA INDONESIA, khususnya warga masyarakat BANGKID (Gebang Kidul) kelurahan Sananwetan, kecamatan Sananwetan, kota Blitar. Kita ingin mewujudkan rasa syukur dan rasa terima kasih kepada Beliau dengan mengadakan kegiatan bakti social dalam rangka memperingati HAUL BUNG KARNO Tahun 2010
Maksud dan tujuan kami untuk menanamkan, menumbuhkan, meningkatkan serta melestarikan rasa persatuan dan kesatuan bangsa demi kedamaian abadi.
JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
DALAM RANGKA MEMPERINGATI HAUL BUNG KARNO TAHUN 2010
DI LINGKUNGAN GEBANG KIDUL – SANANWETAN - KOTA BLITAR
NO
KEGIATAN
PELAKSANAAN
TEMPAT
KOORDINATOR
HARI/TGL
WAKTU
1
KHITANAN MASSAL
MINGGU,
20 JUNI 2010
07.00-SELESAI
JLN SUMATRA
NO 9 BLITAR
MARDJUNI. RW 11
2
PEMERIKSAAN BALITA
08.00-SELESAI
YUSWANDARI.RW10
WIYATI. RW 11
3
PEMERIKSAAN LANSIA
12.30-SELESAI
BAWEH. RW 11
MASDOEKI.RW 10
4
DONOR DARAH
13.00-SELESAI
ADI HARMONO.RW
5
TASYAKURAN
19.00-SELESAI
KASMILAN. RW11 |
 | TERNYATA SEMANGAT KAUM ZIONIS ISRAEL HANYA KAYAK KENTUT.........hhhahahahhaa..............MERDEKALAH PALESTINE..................kawinkan saja perdana menteri ISRAEL DENGAN BABI.............biar menghasilkan peranakan yang ngerti norma - norma manusia...............tragedi 31 mei 2010 adalah bencana yang harus tangani segenap manusia di dunia |
 | SELALU terjadi sandiwara kolosal politik dalam ajang PESTA DEMOKRASI RAKYAT.semoga siapapun pemimpinnya harus bisa :1. ngopeni kesehatan rakyat.2. mengatur stabilitas Ekonomi rakyat.3. bukan seorang yang pernah bermasalah dalam hukum.4. Berorientasi pluralisme dengan berkenyakinan terhadap TUHAN YANG MAHA ESA.5. Jujur dan tidak memihak golongan tertentu saja.6. Berkualitas dengan dedikasi pendidikan yang jujur.7. Tidak banyak celoteh kayak burung BEO tapi bukti tulus dan IKHLAS dalam pengabdian
|
 | Seorng tmnku berkata : Sekecil apapun bantuan orng lain... Digunakan or tdk bantuan orng lain... Tdk smua ckup hnya dgn ucapan tmksh.. Jgn merasa yakin jk km tau bhw dia ihlas... Ihlas mnolong hny dy & ALLAH sj yg tau Jgn mrasa ykin km adlh tmnx cz blm tntu dy jg m'anggap dmkn Walau maaf terucap jgn hrp b'makna bgx Tapi... Wkt tdk akn b'henti krnx Biarlh smua b'lalu seiring b'jlnx wktu.. Dan hrs lbh byk bljr mn4kn dri dan memahami orla utk mnemukn tmn yg sbnrx.. Tq tmn...bgt mhl pljrn yg u brkn pdku... |
 | Semangat..... meskipun hujan belum begitu reda namun dengangegap gempita rakyat menyambutmu...mulai tua muda laki perempuan turun ruah kejalan jalan protokol guna menunggu kendaraanmu melaju didepan mereka. Sungguh Ikon BANGSAKU siapapun kapanpun semoga selalu tetap begitu reinkarnasi patriotisme leluhur Negara Kesaruan Republik Indonesia. saat ini tepatnya 30 maret 2010 Susilo Bambang Yudhoyono atau dikenal SBY datang kunjung ke kota kelahiran sang proklamator Indonesia ( Soekarno ) kota blitar tercintaku ini. Demikian kuat nasionalisme rakyat dengan menyambut icon bangsa yang besar ini....... yang lebih aku acungi jempol adalah SBY menggunakan JASMERAH / seperti pepatah " JAngan Sekali - kali MEninggalkan sejaRAH. HIDUP PRESIDENKU....HIDUP INDONESIA....JAYA SELALU BANGSAKU...MERDEKA. |
 | Rabu, 03/03/2010 15:06 WIB Pendemo Bayaran Puas Dibayar Rp 30 Ribu & Nasi Padang E Mei Amelia R - detikNews
foto Ilustrasi Jakarta - Deni (14), ikut mengepalkan dan mengacungkan tangannya. Demo kali ini adalah aksi pertamanya turun ke jalan. Bocah kelas 1 SMP, warga Johar Baru, Jakarta Pusat ini mengaku butuh uang. Dia rela ikut demo.
"Lumayan buat jajan," terang Deni sambil cengengesan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3/2010).
Berkaus kuning, celana selutut, dan sandal jepit Deni bersama rekan-rekannya mengaku hanya iseng saja ikut unjuk rasa ini. Dia mengaku sengaja bolos sekolah, agar bisa mendapat uang.
"Lumayan Rp 30 ribu, cuma ikut-ikutan saja, biar ramai," terang Deni yang diiringi tawa teman-temannya.
Deni mengaku tidak mengerti soal isu Century ini. Yang dia tahu, dia hanya diajak tetangganya untuk meramaikan aksi. "Nanti dikasih duit dan nasi padang," ujarnya malu-malu.
Bukan hanya Deni yang ikut karena uang. Susi (30) pun demikian. Warga Johar Baru ini mengaku memang sering ikut aksi unjuk rasa. Bahkan jadi semacam penghasilan tambahan untuknya.
"Lumayan daripada diam di rumah," terang ibu satu anak ini.
Ajakan ikut demo Century ini datang dari tetangganya pada Selasa (2/3/2010) kemarin. Dia hanya diberi tahu agar berkumpul di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, untuk demo di depan DPR.
"Pas sampai di lokasi kita diberi nasi padang, nanti kalau sudah selesai baru dikasih uang," ujar Susi polos.
Apa tidak takut ditinggal kabur sama yang mengajak kalau pembayarannya selesai demo? "Sudah sering kok kaya gini. Gak pernah dibohongin," tuturnya.
Deni dan Susi, pun dengan semangat berteriak. Dibawa oleh salah satu kelompok massa, keduanya meneriakan kata-kata lantang. "Turun turun," teriak keduanya.
Sementara sayup-sayup suara sang orator di bawah langit yang mendung terus bersuara keras. "Negara memanggil kita untuk perubahan. Ayo kita bersama-sama melakukan perubahan..." teriak orator.
(ndr/iy) |
 | Hai sis, saya menerima pembuatan toko online dengan desain yg disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Harga juga akan menyesuaikan, dijamin murah dan memuaskan. Portfolio dapat dilihat di www.forasya.com/portfolio. Hubungi saya ya, di 0856 346 8070 atau email ayu.fatnawati@gmail.com. Terimakasih. Salam, Rahayu Fatnawati (ayuk) http://www.ayufatnawati.webatu.comhttp://www.forasya.com/ayufatnawati |
 | BLITAR (ahnadzendel) – Mengenakan pakaian seragam lengkap, petugas Satlantas POLRES KABUPATEN BLITAR mensosialiasaikan UU Lalulintas No.22 tahun 2009.
Sejumlah petugas memegang papan imbauan pengendara motor roda 2 agar berjalan di lajur kiri dan menyalakan lampu. Ia juga didampingi kasat berpakaian dinas yang mengingatkan para tukang ojek sewilayah KABUPATEN BLITAR. Hal itu antara lain terpantau di perempatan KENDALREJO, KABUPATEN BLITAR.
Aksi itu karuan saja menyebabkan sejumlah pengemudi memperlambat laju kendaraannya untuk melihat. Mereka juga membagikan sarapan pagi. para tukang ojek senyum-senyum karena mereka bisa sarapan bareng para polisi dan sekaligus dapat rejeki tambahan. “Alhamdulillah..,” kata salah satu tukang ojek motor.
Menurut Kasat Lantas KABUPATEN BLITAR, di kabupaten Blitar akan segera diberlakukan UU Lalulintas No.22 tahun 2009, dalam hal ini mulai bulan januari tanggal 1 tahun 2010 namun masih ada batas toleransi dikarenakan butuh waktu untuk memsosialisasikannya kepada masyarakat.
|
 | SEMINAR KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA. Diselenggarakan oleh SMASA REDCROSS joint us BLITARSEHAT.COM BLITARIAN.COM minggu tanggal 17 januari 2010 jam 09.00 pagi tempat diaula sasana krida sman1 blitar diisi oleh : nara sumber Dr. galih dhihin. smasa theather band fasillitas : snak sertifikat modul materi door prise stiker pendaftaran cuma Rp. 4000,- / empat ribu rupiah... contact person prakuta wijaya 085730285189, faroh ladayya 085649960370 atau blitarsehat.com 03427776076 |
 | selamat jalan dan selamat berjuang wakil dari PGRI Kab. Blitar dalam konsolidasi di Tk.I propinsi jawa timur dalam rangka menyikapi pemberangusan suara guru di Kab. Banyuwangi. Semoga virus berangus berangusan iku gak nular ke daerah lain di INDONESIA tercinta ini .... lek perlu tak gawekne vaksine...heheheh... slamat berjuang sedulurku para pahlawan tanpa tanda jasa..MERDEKA |
 | Mari.. mari.. yuk mari.. Mampir di http://gelasorange.multiply.comBerbagai barang-barang yang ada dijamin murah dan berkualitas.. Edisi perdana ini gelas orange menawarkan baby stuffs.. Harga bersaing kualitas okeh punya.. |
  |
| |